Jasa Kompresi Gas


Pengembangan enjiniring yang terkait Bidang Operasi dan Pemeliharaan Jasa tersebut merupakan diversifikasi usaha PLN Enjiniring yang berupa jasa kompresi gas. Hal ini merupakan pengembangan atas kompetensi enjiniring yang telah dibangun oleh PLN Enjiniring. Diharapkan melalui pengembangan jasa, PLN Enjiniring dapat melakukan perbaikan atas desain yang telah dibuat sebelumnya.

Jasa Kompresi Gas merupakan salah satu pengembangan enjiniring Bidang Operasi dan Pemeliharaan Jasa. Salah satu implementasi produk ini adalah pemanfaatan CNG Plant pada proyek PLTMG Bangkanai 155 MW.

CNG (Compresed Natural Gas) Plant merupakan suatu gas plant yang dimanfaatkan untuk mendukung pengoperasian PLTMG Bangkanai 155 MW. Pemanfaatan CNG Plant menghasilkan dua fasilitas, yaitu pre-treatment dan penyimpanan CNG.

Fasilitas pre-treatment adalah pemurnian gas alam yang berasal dari sumur. Pemurnian dilakukan untuk membebaskan gas dari fraksi hydrocarbon berat dan H2O sehingga PLTMG Bangkanai dapat beroperasi secara optimal. Fasilitas pre-treatment berkapasitas 20MMSCFD.

Sedangkan, fasilitas penyimpanan CNG merupakan penyimpanan sebagian gas dalam storage atau tabung yang akan dikeluarkan pada beban puncak. Dengan demikian, PLTMG Bangkanai dapat memaksimalkan daya pembangkit sebesar 155 MW dan mampu memenuhi kebutuhan listrik di Kalimantan, terutama pada pukul 17.00—22.00. Penyimpanan CNG memiliki kapasitas sebesar 5,2 MMSCF.

CNG Plant Bangkanai dikelola oleh Plant Manager dan didukung oleh Divisi Operation, Maintenance, HSE, dan Admin & Logistic. Sesuai perjanjian kerja sama dengan PLN, CNG Plant Bangkanai melakukan jasa kompresi selama 24 jam per hari selama 10 tahun.